PEMBAHASAN SOAL-SOAL BIOLOGI SMP & SMA TENTANG ATRACHEOPHYTA (Tumbuhan tidak berpembuluh) DAN TRACHEOPHYTA (Tumbuhan berpembuluh)

  1. Jelaskan ciri-ciri dan contoh dari Atracheophyta atau tumbuhan tidak berpembuluh.

JAWABAN :

Atracheophyta tidak mempunyai pembuluh pengangkut xilem dan floem serta belum mempunyai akar, batang, dan daun sejati. Contoh Atracheophyta adalah tumbuhan lumut (Bryophyta).

Ciri-ciri umum tumbuhan tumut sebagai berikut.

  1. Memiliki bagian tubuh menyerupai akar (disebut rhizoid), batang, dan daun, tetapi bukan akar, batang, dan daun sejati.
  2. Tidak memiliki pembuluh pengangkut pada organ tubuhnya.
  3. Pengangkutan air dan garam mineral ber- langsung dari sel ke sel secara lambat.
  4. Habitatnya di tempat lembap atau basah. Tubuhnya berukuran 0,5 cm-15 cm.
  5. Daur hidupnya mengalami pergiliran keturunan antara fase generatif (gametofit) dan fase vegetatif (sporofit).

Tumbuhan lumut dibagi menjadi tiga kelompok yaitu lumut hati (Hepaticopsida), lumut tanduk (Anthocerotopsida), dan lumut daun (Bryopsida). Atracheophyta tidak mempunyai pembuluh pengangkut xilem dan floem serta belum mempunyai akar, batang, dan daun šejati. Contoh Atracheophyta adalah tumbuhan lumut (Bryophyta).

2. Jelaskan ciri-ciri dan contoh dari Pteridophyta atau tumbuhan paku

JAWABAN :

Pteridophyta atau tumbuhan paku merupakan salah satu contoh dari Tracheophyta atau tumbuhan berpembuluh. Tumbuhan berpembuluh (Tracheophyta) merupakan golongan tumbuhan  yang sudah memiliki pembuluh pengangkut pada akar, batang, dan daun.

Ciri-ciri umum tumbuhan paku adalah sebagai berikut:

  1. Tumbuhan paku sudah mempunyai akar, batang, dan daun sejati. 
  2. Pada daun terdapat bulatan cokelat yang disebut sorus (jamak sori).  Sorus merupakan kumpulan kotak spora yang dibungkus indusium. 
  3. Habitat menempel pada pohon sebagai epifit dan ada yang hidup di tanah. 
  4. Mengalami pergiliran keturunan. 

Tumbuhan paku terbagi menjadi empat kelas yaitu: 

  1. Psilophytinae (paku purba), contoh Psilotum nudum. 
  2. Lycopodinae (paku kawat), contoh Lycopodium cemum (paku kawat) dan Sellaginella caudatum. 
  3. Equisetinae (paku ekor kuda), contoh Equisetum debile. 
  4. Filicinae (paku sejati), contoh Marsilea crenata (semanggi), Adiantum cuneatum (suplir), Platycerium bifurcatum (paku tanduk rusa), dan Asplenium nidus (paku sarang burung). 

3. Jelaskan ciri-ciri dan contoh dari Spermatophyta atau tumbuhan berbiji.

JAWABAN:

Pteridophyta atau tumbuhan paku merupakan salah satu contoh dari Tracheophyta atau tumbuhan berpembuluh. Tumbuhan berpembuluh (Tracheophyta) merupakan golongan tumbuhan  yang sudah memiliki pembuluh pengangkut pada akar, batang, dan daun.

Ciri-ciri umum tumbuhan biji sebagai berikut.

  1. Memiliki akar, batang, dan daun sejati.
  2. Mempunyai alat perkembangbiakan generatif berupa biji yang dihasilkan dari organ bunga sehingga tumbuhan berbiji juga disebut tumbuhan berbunga (Anthophyta).
  3. Hasil perkembangbiakan secara kawin adalah zigot yang kemudian akan berkembang menjadi embrio. Embrio tersimpan di dalam biji dan akan tumbuh menjadi individu baru.

Contoh dari Spermatophyta adalah buah-buahan yang biasa ditemui seperti mangga, pepaya, melon, jeruk, dan yang lainnya.

4. Jelaskan perbedaan antara Gymnospermae (Tumbuhan berbiji terbuka) dan Angiospermae (Tumbuhan berbiji tertutup) pada Spermatophyta

JAWABAN:

      Perbedaan antara Gymnospermae dan Angiospermae terdapat pada ciri-ciri fisiologi tubuh pada tumbuhan.

Ciri-ciri umum Gymnospermae sebagai berikut:

  1. Bakal biji terlindung oleh kulit biji dan tidak terlindung oleh daun buah.
  2. Belum memiliki bunga.
  3. Alat reproduksinya berupa strobilus atau runjung.
  4. Penyerbukan pada Gymnospermae umumnya terjadi dengan bantuan angin.
  5. Memiliki akar, batang, dan daun sejati.
  6. Berakar tunggang, batang tumbuh tegak bercabang-cabang, dan memiliki kambium sehingga dapat tumbuh membesar.
  7. Daun pada umumnya tunggal, kecil, kaku, dan berwarna hijau.

Tumbuhan Gymnospermae dikelompok- kan dalam empat kelompok yaitu Cycadinae, Gnetinae, Ginkgoinae, dan Coniferinae. Contoh pakis haji (Cycas rumphii), melinjo (Gnetum gnemon), ginkgo (Ginkgo biloba), tusam/pinus (Pinus merkusii), damar (Agathis alba), dan pohon balsam (Abies balsamea).

Sedangkan Ciri-ciri umum Angiospermae sebagai berikut:

  1. Bakal bijinya terlindung daun buah
  2. Tumbuhan ini memiliki organ tubuh, seperti akar, batang, dan daun sejati. Akarnya selain berfungsi untuk menyerap unsur hara juga menegakkan batang.
  3. Sistem perakarannya ada yang serabut dan ada yang tunggang.
  4. Batangnya ada yang lunak dan ada yang keras berkayu.
  5. Pada tumbuhan berbiji tertutup tertentu, batang, akar, atau umbinya ada yang berfungsi sebagai alat penyimpan makanan cadangan.
  6. Bentuk daun relatif tipis, lebar, dan struktur uratnya sangat bervariasi.
  7. Memiliki bunga sesungguhnya.

Tumbuhan berbiji tertutup dibagi menjadi dua kelas berdasarkan jumlah keping lembaganya, yaitu Dicotyledoneae (berkeping dua) dan Monocotyledoneae (berkeping satu).

Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda dan jika anda ingin tau lebih banyak lagi tentang soal-soal lainnya beserta pembahasannya atau anda butuh bantuan dalam pemecahan masalah soal-soal setiap mata pelajaran. Mari bergabung dengan kami di ESC Private. Lembaga privat terpercaya di Bandung, Cimahi, dan Jabodetabek yang merupakan teman belajar bagi anak.

Untuk Informasi lebih lengkap, hubungi kami melalui whatsapp/sms/tlp di 0878-8800-7284/0811-1890-600

Terima kasih sudah berkunjung dan membaca artikel kami.

Sumber :

Omegawati, W. H., Sukoco, T., dan Ningsih, D. C. (2013). Detik-Detik Ujian Nasional Biologi Tahun Pelajaran 2013/2014. Yogyakarta : Intan Pariwara. Hal 11-13

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *