Bandung, ESC Private – Bicara soal pendidikan, setiap orang tua atau wali siswa pasti menginginkan yang terbaik bagi anak-anaknya. Karena bagaimanapun pendidikan merupakan suatu elemen penting yang perlu diperhatikan orang tua demi masa depan buah hati mereka. Banyak orang tua siswa atau bahkan siswanya sendiri merasa perlu adanya pendidikan tambahan seperti pendidikan informal. Baik untuk memperdalam skill yang diajarkan di sekolah selama ini, ataupun menambah skill lain, baik hardskill ataupun softskill.

Lembaga pendidikan informal bisa kita dapatkan di Lembaga Bimbel (Bimbingan Belajar), Privat, ataupun Kursus. Pengajaran yang diajarkannya mungkin tidak berbeda jauh dengan apa yang sudah kita ketahui pada umumnya, namun tentu saja ada perbedaan jika kita les di ketiga lembaga tersebut. Apa ya perbedaannya? Masih bingung? Yuk simak penjelasan berikut ini!

  1. Bimbel (Bimbingan Belajar)

Metode mengajar yang digunakan Bimbel sebenarnya hampir mirip dengan metode belajar di sekolah. Karena biasanya hanya ada satu guru atau tutor yang mengajar di depan kelas (banyak siswa). Namun jumlah siswa yang diajarkan tentunya tidak sebanyak siswa di sekolah. Biasanya Bimbel membatasi jumlah siswa paling banyak sekitar 20 orang. Namun tidak menutup kemungkinan jumlah siswanya itu menjadi lebih sedikit tergantung jenis kelas apa yang diambil. Contohnya seperti: kelas regular, gold, platinum dan lain-lain.

Mengenai waktu yang dapat siswa ambilpun tentunya tidak begitu fleksible. Karena biasanya siswa harus menyesuaikan dengan waktu-waktu yang tersedia/sudah ditentukan oleh pihak lembaga Bimbel. Dari segi keefektifan belajar, belajar di Bimbel lumayan efektif karena guru Bimbel akan memperhatikan sampai dimana pemahaman murid pada materi yang diajarkan dengan memberikan soal-soal latihan yang nantinya akan dibahas bersama-sama.

  1. Privat

Berbeda dengan Bimbel, mekanisme belajar privat lebih intens. Sebab, satu siswa akan diajarkan oleh satu orang tutor. Les privat memiliki kelebihan yakni waktu dan tempat belajar sangat fleksible. Tutor akan menyesuaikan dengan waktu dan tempat yang siswa tentukan. Jadi tidak melulu harus di rumah loh, privat juga bisa dilakukan di perpustakaan daerah, café belajar, dan lain-lain sesuai waktu yang siswa inginkan.

Keefektifan belajarnya pun akan sangat tinggi karena siswa dapat berkonsultasi dengan tutor secara leluasa mengenai materi yang siswa kurang pahami. Tutor pun akan selalu bersedia menjawab dan mendengarkan keluhan siswa mengenai materi tersebut, meski berulang kali. Targetnya adalah siswa harus sampai paham betul materi tersebut.

  1. Kursus

Kursus bisa dibilang sama dengan les privat, hanya saja materi yang diajarkan berbeda. Jika materi yang diajarkan pada les privat biasanya berupa pelajaran sekolah, pada kursus biasanya materi yang diperdalam atau dikembangkan adalah berupa softskill. Misalnya kursus menjahit, kursus mengemudi, kursus memasak, dan lain-lain yang memang akan melatih keterampilan kita.

Waktu dan tempat yang akan digunakan untuk kursus bisa saja fleksible atau tidak. Tergantung kursus apa yang kita ambil dan dari lembaga mana kita melakukan kursus tersebut. Jika kita mengambil kursus mengemudi, pasti waktu dan tempatnya akan fleksible karena instruktur akan menyesuaikan dengan kesiapan siswanya. Namun jika kita kursus menjahit atau memasak, biasanya kita harus menyesuaikan dengan waktu dan tempat yang telah ditentukan instruktur dari lembaga tersebut.

Nah jadi bagaimana? Apa sudah paham mengenai perbedaan les dari ketiga lembaga tersebut? Semoga artikel ini bermanfaat.

Apakah anda tertarik untuk mengambil les privat? Tapi masih bingung lembaga mana yang tepat? Silakan hubungi ESC Private melalui whatsapp/sms/telepon di 0878-8800-7284 / 0811-1890-600.

Solusi tepat cari les privat!

 sumber gambar: 1. barmufcollege.com; 2. komoditi.id; 3. entrepreneur.bisnis.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *